KN. Diriwayatkan dari Abdullah bin Umar bahwa Rasulullah SAW. bersabda, “Apabila salah seorang dari kalian meninggal dunia, maka tiap pagi dan petang akan diperlihatkan kepadanya tempatnya pada hari kiamat kelak. Apabila dia ahli surga, maka dia akan menyaksikan tempatnya di surga, dan apabila ia ahli neraka, maka dia akan menyaksikan tempatnya di neraka”.
Diriwayatkan dari Imran bin Hushain bahwa Rasulullah SAW. bersabda, “Aku menengok ke dalam surga, di sana aku mendapati bahwa kebanyakan penghuninya adalah (yang di dunianya) orang-orang fakir, dan aku melongok neraka, yang sebagian besar penghuninya adalah kaum perempuan”.
Diriwayatkan dari Abu Hurairah bahwa ketika kami berada di dekat Rasulullah SAW. tiba-tiba beliau bersabda, “Ketika tertidur aku menyaksikan surga. Di dalamnya ada seorang wanita yang berwudhu disamping sebuah istana. Aku bertanya kepadanya, ‘Untuk siapakah tempat ini ?’ Dia menjawab, ‘Umar bin al-Khaththab’. Aku teringat pada kecemburuan Umar. Kemudian aku segera meninggalkan tempat itu'”. Mendengar hal itu Umar menangis dan berkata, “Bagaimana aku akan cemburu kepada engkau wahai Rasulullah”.
Diriwayatkan dari Abu Hurairah bahwa Rasulullah SAW. bersabda, “Golongan pertama yang masuk surga adalah mereka yang wajahnya laksana cahaya bulan purnama. Di sana mereka tidak akan meludah, membuang ingus, atau buang air besar. Bejana-bejana mereka terbuat dari emas. Sisir-sisir mereka terbuat dari emas dan perak, dupa mereka terbuat dari kayu cendana yang harum, keringat mereka wangi bagaikan minyak kesturi. Setiap penghuni surga mendapatkan dua istri yang kulitnya halus kuning langsat dan berwajah cantik. Mereka tidak pernah saling berselisih. Hati mereka bersatu dan setiap pagi dan petang, mereka bertasbih kepada Tuhannya”.

Dalam riwayat yang lain disebutkan bahwa Rasulullah SAW. bersabda, “Golongan selanjutnya yang masuk surga adalah mereka yang bercahaya seperti cahaya bintang yang paling terang. Hati mereka bersatu, tidak ada perselisihan dan saling benci di antara mereka. Setiap orang memiliki dua istri, kulitnya bening sehingga aliran darahnya terlihat mengalir di balik dagingnya, karena begitu cantiknya. Setiap pagi dan petang mereka bertasbih kepada Tuhannya, mereka tidak pernah sakit dan membuang ingus”.
Diriwayatkan dari Sahal bin Sa’ad bahwa Rasulullah SAW. bersabda, “70.000 atau 700.000 orang dari umatku benar-benar akan masuk surga secara bersamaan. Baik yang pertama maupun yang terakhir dari mereka, akan masuk dalam waktu yang sama, wajah mereka bercahaya laksana bulan purnama”.
Diriwayatkan dari Anas bahwa Rasulullah SAW. menerima hadiah berupa jubah sutera, beliau melarang laki-laki memakainya. Ketikan orang-orang terlihat takjub terhadap jubah tersebut, beliau bersabda, “Demi Dzat yang jiwa Muhammad berada dalam geanggaman-Nya, handuk Sa’ad bin Mu’adz di surga lebih baik daripada ini”.

Diriwayatkan dari Anas bahwa Rasulullah SAW. bersabda, “Sesungguhnya di dalam surga terdapat sebuah pohon, yang apabila seseorang berjalan di bawah bayangannya dengan menunggang kuda, maka dia tidak akan selesai melewati bayangannya itu walaupun sudah sejauh satu abad perjalanan”.
Diriwayatkan dari Abu Hurairah dengan redaksi yang sama dengan hadits di atas. Kemudian beliau menyebutkan, “Jika kalian mau bacalah ayat : ‘Dan naungan yang terbentang luas'”. (QS. al-Waqi’ah : 30).
Diriwayatkan dari Abu Sa’id al-Khudri bahwa Rasulullah SAW. bersabda, “Penghuni surga akan dapat melihat penghuni al-Ghuraf (tempat paling utama di surga) seperti seseorang melihat cahaya bintang jauh di timur atau di barat cakrawala. Hal itu terjadi karena keutamaan mereka yang melebihi orang lain”. Mendengar hal itu orang-orang berkata, “Wahai Rasulullah, apakah tempat itu khusus hanya untuk para nabi ?” Beliau bersabda, “Demi Dzat yang jiwaku berada dalam genggaman-Nya, tempat tersebut diperuntukkan bagi orang-orang yang beriman kepada Allah dan Rasul-Nya”.

Diriwayatkan dari Abu Hurairah bahwa Rasulullah SAW. bersabda, “Api yang dipergunakan oleh kalian di dunia adalah satu bagian kecil dari tujuh puluh bagian di neraka Jahanam”. Dikatakan kepada beliau, “Wahai Rasulullah, api yang ada di dunia sudah cukup untuk membakar orang-orang kafir”. Rasulullah SAW. bersabda, “Api di dalam neraka mempunyai 69 jenis api lain yang lebih panas dari apa yang kita gunakan, dan masing-masing jenis api lebih panas dari api yang kita gunakan”.
Diriwayatkan dari Usamah bahwa aku mendengar Rasulullah SAW. bersabda, “Pada hari kiamat. Seorang laki-laki akan diseret dan dilemparkan ke dalam api neraka. Ususnya keluar dan dia berkeliling seperti seekor keledai yang mengelilingi patok. Penghuni neraka berkumpul mengerumuninya dan bertanya, Wahai Fulan, apa yang terjadi pada dirimu, bukankah dulu engkau menyuruh kami berbuat kebaikan dan melarang kami melakukan kemungkaran ?” Orang itu menjawab, “Benar, aku memerintahkan kalian melakukan kebaikan tetapi aku sendiri tidak melakukannya, dan aku melarang kalian dari kemungkaran, tetapi aku sendiri melakukannya”.
Diriwayatkan dari Abu Hurairah bahwa Rasulullah SAW. bersabda, “Setan datang ke dalam pikiran kalian, dan mengajukan pertanyaan, ‘Siapakah yang menciptakan ini ?’ ‘Siapakah yang menciptakan itu ?’ Hingga akhirnya dia bertanya, ‘Siapa yang menciptakan Tuhanmu ?’ Apabila pertanyaan itu muncul, maka mohon perlindunganlah kepada Allah, dan menepis pertanyaan seperti itu'”.








