BENNY WENDA KOK DIPERCAYA

Foto: Benny Wenda, sumber foto: Wikipedia

 

 

Stramed-Jakarta, Pengamat intelijen Stanislaus Riyanta menegaskan anggota kelompok separatis Benny Wenda merupakan salah satu aktor propaganda Papua Merdeka menanggapi kondisi Papua terkini.

“Benny Wenda itu aktor propaganda Papua merdeka dan sekarang mendapat suaka dari Oxford, Inggris,” tegas Stanislaus di Jakarta, Kamis.

Dia menekankan ulah Benny Wenda tidak hanya melakukan propaganda secara personal tetapi juga melalui negara Vanuatu, sehingga negara tersebut menggalang negara-negara Pasifik untuk mengkampayekan kemerdekaan Papua di forum-forum PBB.

“Isu yang diusung Benny Wenda untuk mengkampanyekan Papua Merdeka adalah HAM, supaya mudah menarik perhatian internasional,” kata dia.

Dia mengatakan sudah ada pernyataan dari pemerintah bahwa Benny Wenda bukan lagi seorang warga negara Indonesia. Hal ini menurutnya, yang menyulitkan pemerintah mengambil tindakan hukum bagi Benny Wenda.

Dia memandang adanya suaka dari Oxford, Inggris juga menunjukkan bahwa Benny Wenda memiliki akses kepada pihak asing, terkait kepentingannya dengan Papua.

Untuk mengatasi hal ini, kata dia, diperlukan langkah-langkah politik termasuk diplomasi antara Indonesia dengan negara-negara lain untuk menjelaskan posisi Papua yang tetap menjadi bagian dari NKRI yang sudah final dan segera melakukan kontra propaganda terkait yang dilakukan Benny Wenda.

“Narasi-narasi tentang Papua dari pemerintah harus lebih masif dan kuat serta melibatkan non-state actor misal dari masyarakat atau LSM, suku-suku, tokoh adat, bahkan kalangan gereja untuk melakukan kontra propaganda terhadap Benny Wenda,” jelasnya.
Namun dia mengatakan hal itu bisa dilakukan jika antara pemerintah dengan non-state actor telah tercipta suatu kesepemahaman yang dibangun melalui dialog (https://aceh.antaranews.com).

Sementara itu, pengamat masalah internasional, Toni Sudibyo mengatakan, figur Benny Wenda adalah figur yang menyesatkan dan banyak berbohong, dimana hal ini dilakukannya untuk mendapatkan keuntungan ekonomis dan politis bagi Wenda itu sendiri. “Oleh karena itu, masyarakat Papua dan Papua Barat pada khususnya jangan percaya Benny Wenda, dia penipu ulung,” tambahnya seraya mencontohkan Benny Wenda pun mengelabui atau membohongi dunia internasional terkait kaki pincangnya. “Benny Wenda selalu mengklaim bahwa kakinya pincang karena berperang dengan aparat keamanan Indonesia, namun sejatinya kakinya pincang saat dia meloncat dari pagar Lembaga Pemasyarakat atau penjara di Abepura, 1 hari menjelang persidangan makarnya dimulai. Dunia internasional dan mereka yang tidak paham sejarah Papua jelas ditipu dia,” beber Toni Sudibyo (Red)

Related Posts

JARINGAN ADVOKASI TAMBANG : Dari Hulu yang Robek ke Kampung yang Tenggelam: Banjir Sumatera dan Ledakan Izin Ekstraktif

KN. Banjir dan longsor beruntun di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat dalam sepekan terakhir bukan sekadar bencana hidrometeorologis biasa, tetapi gejala dari krisis tata kelola ruang di Pulau Sumatera.…

Rusia akan bantu CSTO

KN. Presiden Rusia Vladimir Putin tiba di kediaman Yntymak Ordo di Bishkek, Kirgistan, untuk menghadiri pertemuan puncak Organisasi Perjanjian Keamanan Kolektif (CSTO). Presiden Rusia Vladimir Putin menyatakan Rusia telah mengusulkan…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *