Oleh : Hikmat Subiadinata
260826
Ya Allah,
Engkau adalah Yang Mahaadil,
pemilik kebenaran yang tak dapat dibeli,
pemilik bumi yang tak boleh dirampas,
pemilik rakyat yang tak boleh diperas
oleh tangan-tangan keserakahan.
Hari ini kami bersujud,
bukan untuk memohon kemenangan bagi kelompok kami,
bukan untuk membenci manusia karena dendam,
tetapi memohon agar keadilan-Mu tegak
di negeri yang Engkau titipkan kepada kami.
Ya Allah…
Jika ada tangan yang mencuri uang rakyat,
yang mengambil hak orang miskin,
yang menukar amanah dengan kekayaan,
yang menjadikan jabatan sebagai ladang keserakahan,
maka bukakanlah seluruh tabir kejahatannya.
Jangan biarkan korupsi bersembunyi
di balik kekuasaan.
Jangan biarkan hukum tunduk
kepada uang.
Jangan biarkan kebenaran kalah
oleh jabatan.
Jangan biarkan orang kecil
dipenjara oleh kemiskinan,
sementara mereka yang merampas kekayaan negara
hidup dalam kemewahan.
Ya Allah Yang Mahaadil,
Berikanlah keberanian kepada hakim,
keteguhan kepada jaksa,
kejujuran kepada penyidik,
kekuatan kepada KPK,
dan keberanian kepada setiap aparat penegak hukum
untuk berdiri di atas hukum,
bukan di bawah kekuasaan.
Jika seseorang terbukti melakukan korupsi,
maka jatuhkanlah kepadanya
hukuman yang paling berat yang dibenarkan hukum,
agar keadilan menjadi nyata
dan kejahatan tidak menjadi teladan.
Dan apabila harta telah terbukti
berasal dari kejahatan korupsi,
maka kembalikanlah harta itu kepada negara dan rakyat,
agar yang dirampas dari rakyat
kembali menjadi hak rakyat:
menjadi sekolah,
menjadi rumah sakit,
menjadi pangan,
menjadi jalan,
menjadi irigasi,
menjadi pekerjaan,
menjadi kesejahteraan.
Sebab harta rakyat
bukan warisan para koruptor.
Jabatan negara bukan kerajaan pribadi.
Anggaran negara bukan brankas keluarga.
Dan Indonesia bukan milik segelintir manusia.
Ya Allah…
Jadikanlah hukum sebagai pedang kebenaran,
tajam kepada kejahatan,
tetapi tetap adil kepada manusia.
Jauhkan kami dari hukum
yang hanya keras kepada yang lemah
namun lunak kepada yang berkuasa.
Jauhkan kami dari hakim
yang dapat dibeli.
Jauhkan kami dari pejabat
yang menjual kewenangan.
Jauhkan kami dari penguasa
yang mengira dirinya lebih tinggi
daripada hukum-Mu.
Dan jika suatu hari
kami sendiri diberi kekuasaan,
jangan biarkan hati kami berubah menjadi zalim.
Karena kami tahu:
kekuasaan adalah amanah,
kekayaan adalah titipan,
jabatan adalah ujian,
dan kehidupan akan berakhir
di hadapan-Mu.
Ya Allah,
Bangkitkan kesadaran rakyat Indonesia.
Agar rakyat tidak takut kepada kekuasaan,
tetapi takut kepada kezaliman.
Agar rakyat tidak menyembah jabatan,
tetapi menghormati kebenaran.
Agar para pemimpin memahami
bahwa setiap rupiah uang rakyat
akan dipertanggungjawabkan
di dunia dan di hadapan-Mu.
Tegakkan keadilan, ya Allah.
Bersihkan negeri ini dari korupsi.
Kembalikan kekayaan negara kepada rakyat.
Hukumlah kejahatan dengan keadilan.
Dan jangan biarkan kezaliman
menjadi sistem yang diwariskan.
Sebab kami percaya:
di atas hukum manusia
ada hukum-Mu;
di atas kekuasaan manusia
ada kekuasaan-Mu;
dan di atas seluruh pengadilan dunia
ada Pengadilan-Mu yang Mahasempurna.
Maka kami berserah:
Allahumma arinal-haqqa haqqan warzuqnat-tiba’ah,
wa arinal-bathila bathilan warzuqnajtinaabah.
Ya Allah,
tunjukkan kepada kami kebenaran sebagai kebenaran
dan berilah kami kekuatan untuk mengikutinya;
tunjukkan kepada kami kebatilan sebagai kebatilan
dan berilah kami kekuatan untuk menjauhinya.
Demi Indonesia yang adil.
Demi rakyat yang berdaulat.
Demi amanah yang harus dijaga.
Demi kebenaran yang tak boleh dijual.
Demi Engkau,
Allah Yang Mahaadil.
Aamiin, ya Rabbal ‘alamin.
Disclaimer : Setiap Artikel di media ini menjadi tanggung jawab penulis. Jika ada pihak yang berkeberatan atau merasa dirugikan dengan tulisan ini maka sesuai aturan pers bahwa pihak tersebut dapat memberikan hak jawabnya kepada penulis Artikel dan Redaksi akan menayangkan tulisan tersebut secara berimbang.






