Menggagas Perkumpulan IKATAN JELITA SELURUH INDONESIA (IJSI)

KN, Menggerakkan Perempuan sebagai Subyek Pembangunan perlu dipandang sebagai gerakan Penyadaran Sumber Daya Manusia (SDM) Perempuan dimana gerakan ini gayung bersambut dengan gerakan perempuan yang sudah ada. Begitulah yang kami simpulkan dari diskusi dengan Ibu Ria Seorang Ibu yang menginisiasi lahirnya Sebuah Perkumpulan Perempuan yang ia namai Ikatan Jelita Seluruh Indonesia (IJSI) pada Sabtu 25 Januari 2025 Pkl 14.00 sd di 17.30 WIB di Jagakarsa – Jakarta Selatan.

Memang sudah bukan saatnya Perempuan hanya menjadi obyek Pembangunan Bangsa dan Negara, apalagi menjadi obyek dampak negatif dari Pembangunan dan Perubahan Zaman meskipun untuk sampai pada predikat Perempuan adalah Subyek Pembangunan tentu tetap perlu perjuangan. Semangat merubah paradigma ini dari Obyek menjadi Subyek itu tetap membutuhkan Kerja Keras serta Kerja Cerdas. Ibu Ria sangat faham bagaimana dan seperti apa pola yang harus dilakukannnya ia bersama Seluruh Jelita di Indonesia.

Ibu Ria tentu hadir dengan Konsep yang jelas dan dengan Program – program Inovatif tanpa meninggalkan konvensionalitas program itu sendiri. Menurutnya Jelita Indonesia itu dilahirkan dan dibesarkan secara konvensional dan modern namun tetap dalam bingkai yang jelas Mengangkat Harkat dan Martabat Perempuan melalui penyadaran akan SDM-nya dan Aktualisasi Gerakannya.

Ibu Ria sangat mendorong Semangat Kesetaraan Gender agar menjadi Semangat Setiap Anak Bangsa karena memang secara perlahan namun pasti Para Perempuan sudah menjadi bagian penting pada semua aspek kehidupan saat ini. Perempuan sudah merambah Lembaga Birokratif, Legislatif, Yudikatif. Tidak sedikit perempuan yang berhasil menjadi Wanita Karir dan Pejuang di Sektor Swasta. Namun perjuangan penyadaran akan Keutamaan mengelola dan menggerakkan SDM-nya harus terus disuarakan dan dikonkritkan.

Saya senang berdiskusi dengan Ibu Ria dan kawan – kawan dan kami berjanji akan melanjutkannya kembali dalam hari – hari mendatang.

~ Andi Naja FP Paraga ~

Related Posts

Dugaan Korupsi Dana Desa, Mahasiswa Wawonii Gelar Aksi di Depan Gedung KPK

KN-JAKARTA — Sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Konsorsium Mahasiswa Wawonii Menggugat menggelar aksi unjuk rasa di depan Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jakarta, pada Kamis (30/7/2026) sore. Aksi yang dipimpin…

KPK Tetapkan Bupati Pemalang dan Oknum Pegawai Jadi Tersangka Kasus Pemerasan

KN-JAKARTA — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi menetapkan empat orang sebagai tersangka dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) terkait dugaan pemerasan di lingkungan Pemkab Pemalang serta suap pengurusan perkara di KPK.…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *