OKNUM TNI DITANGKAP WARGA CURI KOTAK AMAL MASJID DI PALEMBANG

Foto: Kotak amal (ilustrasi), sumber foto: Bukalapak.com

 

Stramed, Aksi pencurian kotak amal masjid oleh oknum TNI asal Palembang, Sumatera Selatan, ramai di media sosial. Kejadian itu benar adanya dan oknum tersebut ditangkap warga.

Aksi Kopda HR itu tersebar di grup-grup pesan singkat WhatsApp. Dalam pesan itu, HR ditangkap warga di Jalan Tungal, Ilir Timur II, Palembang, masih mengenakan pakaian lengkap TNI AD.

HR ditangkap setelah kepergok mencuri kotak amal di Masjid Nurul Islam, Sabtu (13/7/2019), pukul 11.00 WIB. Dalam video itu, HR pun nyaris jadi bulan-bulanan warga sekitar masjid.

Kapendam Sriwijaya Kolonel Inf Djohan Dermawan saat dimintai konfirmasi membenarkan kabar tersebut. Menurut Djohan, HR saat ini telah diproses oleh Denpom 4/II Palembang.

“Benar, terduga oknum H saat ini sedang menjalani pemeriksaan di Denpom 4/ II Palembang,” tegas Djohan melalui pesan singkat, Minggu (14/7).

Djohan mengatakan saat ini Denpom tengah memeriksa kejiwaan Kopda HR, termasuk dugaan pengaruh obat ketika tertangkap warga dan berseragam lengkap.

“(Belum tahu) apakah yang bersangkutan mengalami gangguan kejiwaan atau dugaan pengaruh obat-obatan,” tutup Djohan.

Sumber: Detik

Related Posts

Kim Jong-un Tegaskan Kesiapan Pasok Rudal ke Iran: “Satu Rudal Cukup Lenyapkan Israel”

KN-PYONGYANG, Pemimpin Tertinggi Korea Utara, Kim Jong-un, mengeluarkan pernyataan provokatif yang mengguncang panggung geopolitik global. Pyongyang secara resmi menyatakan kesiapannya untuk memasok persenjataan rudal ke Teheran guna menghadapi agresi militer…

Surat Takziah Megawati untuk Iran Jadi Sorotan Dunia, Dinilai Mewakili Suara Moral Indonesia

KN-JAKARTA, Dunia internasional memberikan perhatian khusus terhadap langkah diplomatik Presiden ke-5 Republik Indonesia sekaligus Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri. Megawati secara resmi mengirimkan surat duka cita mendalam atas wafatnya…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *