KN-BANDA ACEH – Menindaklanjuti komitmen pimpinan Polri dalam pemberantasan narkotika di internal kepolisian, Bidpropam Polda Aceh beserta Sipropam Polres/ta jajaran melaksanakan pengecekan urine secara serentak terhadap ribuan personel pada Senin, 23 Februari 2026.
Kegiatan yang berlangsung di Mapolda Aceh dan seluruh satuan kewilayahan (23 Polres/ta) ini dipastikan berjalan transparan dengan pengawasan ketat.
Hasil Pemeriksaan: Nihil Pelanggaran
Kabid Humas Polda Aceh, Kombes Pol. Joko Krisdiyanto, S.I.K., mengungkapkan bahwa pemeriksaan ini menyasar ribuan personel dari berbagai tingkatan. Hasilnya, tidak ditemukan satu pun personel yang terindikasi menggunakan obat-obatan terlarang.
-
- Polda Aceh: 500 personel diperiksa, seluruhnya negatif.
- Polres/ta Jajaran: 2.300 personel diperiksa, seluruhnya negatif.
“Kegiatan ini merupakan langkah deteksi dini sekaligus bentuk komitmen pimpinan dalam memastikan seluruh personel Polda Aceh dan jajaran bebas dari penyalahgunaan narkoba,” tegas Kombes Pol. Joko Krisdiyanto dalam keterangannya, Selasa (24/2/2026).

Komitmen Tanpa Toleransi
Pengecekan urine ini bukan sekadar rutinitas, melainkan bagian dari upaya preventif untuk menjaga profesionalisme, disiplin, dan integritas institusi. Prosedur dilakukan oleh Subbidprovos Bidpropam Polda Aceh dengan standar operasional yang akuntabel.
Kabid Humas menegaskan bahwa pimpinan Polri tidak akan memberikan ruang bagi oknum yang mencoba bermain dengan narkotika.
“Polda Aceh berkomitmen tegas. Tidak ada toleransi bagi personel yang terbukti melanggar. Jika ditemukan ada yang mengonsumsi narkoba, pimpinan akan mengambil tindakan tegas sesuai aturan yang berlaku,” lanjutnya.
Menjadi Teladan bagi Masyarakat
Dengan hasil yang memuaskan ini, Polda Aceh berharap dapat memperkuat kepercayaan publik. Institusi kepolisian di Aceh bertekad untuk terus bersih dan menjadi teladan dalam perang melawan narkoba, dimulai dari diri sendiri sebelum melakukan penegakan hukum di tengah masyarakat.
“Kami mengimbau seluruh personel agar jangan sekali-kali mendekati narkoba. Pengawasan internal ini akan terus kami lakukan secara berkelanjutan,” pungkas Kabid Humas.






