Pengelolaan Dana Bumdes Dinilai Tidak Transpran, Rapat di Balai Desa Sawangan, Kecamatan Pituruh, Purworejo, Berujung Ricuh

KN. Musyawarah yang digelar di Kantor Balai Desa Sawangan, Kecamatan Pituruh, Purworejo, pada Selasa (10/6) itu berjalan alot. Rapat dihadiri oleh Kepala Bidang Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Pemberdayaan Masyarakat Desa Iqbal Nugraha, Camat Pituruh Hartono, Kapolsek serta Danramil setempat. Pertemuan itu pun dikawal puluhan personel TNI dan Polri.

Dalam musyawarah itu, sekelompok warga yang dipimpin Tumirin cs mengajukan sejumlah tuntutan yang meliputi desakan agar Kepala Desa (Kades) dan Kepala Urusan (Kaur) Keuangan Pemdes Sawangan mengundurkan diri.

Selain itu, warga juga menuntut agar pihak Pemdes mencabut laporan atas dugaan premanisme dan pemerasan yang menyeret Tumirin cs.

Kelompok Tumirin cs juga mendesak agar musyawarah itu membahas terkait dugan perusakan intalasi air bersih di desa itu serta dugaan pungli dalam proyek SPAM.

Tumirin cs dalam audiensi itu juga menuntut pengunduran TPK Desa Sawangan serta pengembalian aset desa ke Pemdes Desa. Terakhir tuntutan Tumirin Cs meminta agar Pemdes menghadirkan seorang warga atas nama Tomo dari Wonosuko terkait pembangunan jembatan.

Musyawarah yang dipimpin Sekretaris Kecamatan Pituruh, Yeni Astuti sempat tegang namun akhirnya berhasil kondusif setelah Kabid Administrasi Pemerintahan Desa DPPPAPMD Iqbal Nugraha memfasilitasi pertemuan terbatas antara Tumirin selaku perwakilan warga, Kades Sawangan Sugiri, Ketua BPD serta Tukiman selaku ketua TPK Desa Sawangan.

Kades Sawangan dalam pertemuan itu mengatakan bahwa dirinya tidak akan mengundurkan diri. Pihaknya juga tidak akan mencabut laporan polisi terkait dugaan premanisme dan pemerasan yang sudah disampaikan ke Polres Purworejo serta Polda Jawa Tengah itu.

“Saya tidak akan mengundurkan diri kecuali jika ada surat pemberhentian dari Bupati. Kedua, terkait laporan itu sudah masuk ranah hukum. Saya tidak akan cabut dan menyerahkan proses itu kepada kepolisian,” ucap Sugiri.

Selanjutnya, Sugiri pun mempersilakan kelompok Tumirin cs maupun warga lainya membuat laporan kepada aparat penegak hukum jika memang pemerintah desa berbuat kesalahan dalam menyelenggarakan pemerintahan.

Ketua TPK Desa Mundur
Dalam musyawarah tersebut, Ketua TPK (Tim Pelaksana Kegiatan) Desa Sawangan, Tukiman menyatakan mengundurkan diri dari jabatannya. Pengunduran diri ini menunggu Surat Keputusan (SK) yang akan dikeluarkan oleh Pemerintah Desa Sawangan.

“Pak Kades aslinya gak mau menerima pengunduran diri ketua TPK, karena alasannya tidak jelas. Tapi setelah ada tokoh desa memberikan masukan akhirnya beliau menyetujui,” kata Iqbal.

Lebih lanjut Iqbal menambahkan, setelah selesainya kesepakatan dalam musyawarah tersebut, tidak akan ada lagi audiensi dan tuntutan-tuntutan dari warga – yang diwakili oleh Tumirin dan Budiono – kepada Pemerintah Desa dan Tim Pelaksana Kegiatan. Pasalnya, rapat akan mengganggu pelayanan Desa Sawangan.

Sebelumnya, kelompok yang mengatasnamakan warga tersebut telah meminta audiensi Pemdes Sawangan hingga 5 kali.

“Untuk aspirasi selanjutnya, warga diimbau untuk menyampaikannya melalui forum BPD (Badan Permusyawaratan Desa) sesuai dengan aturan yang berlaku,” kata Iqbal.

Pada kesempatan itu, Iqbal menyampaikan ucapan terimakasih karena warga bersedia menyampaikan aspirasi. Hal itu dinilai sebagai salah satu bentuk fungsi kontrol terhadap roda pemerintahan.

Sebelumnya lanjut Iqbal, pihaknya sudah bertemu Kades dan BPD Desa Sawangan untuk membawas persoalan di desa itu. Dalam pertemuan itu, ia hanya menekankan agar mengawal warga dalam menyampaikan aspirasi supaya tetap sesuai aturan.

“Jika memang ada temuan Dinas akan bantu. Namun jika temuan itu terkait anggaran harus diaudit sama Inspektorat. Berikutnya terkait pengunduran diri maupun pemberhentian kepala desa juga ada aturannya ada mekanismenya, Kades tidak serta merta bisa mengundurkan diri,” ucap Iqbal.

Terkait pertemuan terbatas antara Kades Sugiri, Tumirin, Ketua TPK serta Ketua BPD di sela musyawarah itu, Iqbal menjelaskan bahwa semua pihak telah menyetujui sejumlah kesepakatan. Beberapa poin dari kesepakatan itu yakni pengunduran diri Tukiman dari Ketua TPK Desa Sawangan.

“Atas pertimbangan keamanan Pak Tukiman legowo, dia bersedia mengundurkan diri dari ketua TPK. Poin lainya setelah itu pak Tumirin cs tidak akan melakukan audiensi untuk permasalahan yang lain. Tadi cuma itu yang dibahas, yang lain tidak ada,” imbuh Iqbal.

Iqbal pun berharap, setelah musyawarah selesai dan masing-masing menandatangani berita acara, pelayanan pemerintahan dan pembangunan di Desa Sawangan kembali berjalan normal.

“Yang kami utamakan tentu pelayanan. Setelah pertemuan ini harapan kami pemerintahan, pelayanan dan pembangunan di sini berjalan lancar. Selanjutnya masyarakat kembali guyub rukun,” ujarnya.

Audiensi Ricuh dan Fasilitas Desa Dirusak
Dalam rapat sebelumnya, audiensi antara sekelompok warga dengan pihak desa Sawangan sempat berakhir dengan ricuh. Sejumlah fasilitas desa dirusak.

Audiensi yang dihadiri oleh Wakapolsek Pituruh, Camat Pituruh pun tak mampu mencegah kericuhan. Oleh sebab itu, Kepala Desa Sawangan, Sugiri melaporkan kejadian tersebut ke Polres Purworejo.

“Iya betul kami melaporkan pengrusakan fasilitas desa dan dugaan pemerasan saat audiensi yang ke-lima dengan sejumlah warga,” kata Kades dalam keterangan resminya didampingi penasehat hukum Ady Putra Cesario.

Dari informasi yang berhasil dihimpun, aksi itu berawal dari massa yang meminta pemerintah desa setempat untuk transparan dan menunjukan dokumen pertanggungjawaban pengelolaan dana Bumdes dan beberapa kegiatan desa yang disinyalir kurang transparan.

Pemerintah Desa Sawangan sudah menjelaskan terkait transparasi tuntutan warga tersebut melalui “Laporan Pertanggungjawaban Desa”. Namun, warga tetap menyatakan kurang puas.

“Selain pengrusakan ada ancaman juga yang membuat kita semua ketakutan. Sebenarnya kita tidak anti kritik tapi tolong disampaikan dengan cara yang baik,” kata Sugiri.

  • Related Posts

    Wali Nanggroe Terima Audiensi Pengurus AMANAH, Tekankan Pentingnya Kapasitas Pemuda dan Kelestarian Alam

    KN-BANDA ACEH – Wali Nanggroe Aceh, Paduka Yang Mulia Tgk Malik Mahmud Al Haythar, menerima audiensi jajaran pengurus Yayasan Aneuk Muda Aceh Unggul dan Hebat (AMANAH) masa bakti 2026–2031. Pertemuan…

    Peringati Mayday, Ratusan Ribu Buruh Akan Geruduk DPR RI

    KN-JAKARTA, Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) bersama Partai Buruh menegaskan bahwa peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) pada 1 Mei 2026 akan diikuti oleh ratusan ribu buruh di seluruh Indonesia,…

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *