Puluhan Warga Rempang Datangi Kantor Wali Kota Batam

KN. Puluhan warga Rempang mendatangi Kantor Wali Kota Batam pada Senin (5/5/2025) pagi.

Meski diguyur hujan, mereka datang dari Rempang menuju ke Batam Kota untuk menyampaikan aspirasi mereka.

Rombongan tiba di Kantor Wali Kota Batam sekira 10:20 WIB.

Kedatangan mereka untuk mengadukan dugaan penggusuran terhadap salah satu kebun milik warga.

Menurut warga, kebun yang berada di wilayah Rempang digusur tanpa pemberitahuan sebelumnya.

Mereka menyebut tindakan itu sangat merugikan dan menambah beban warga yang saat ini masih berjuang mempertahankan tanah mereka.

“Kami datang untuk meminta kejelasan dari pemerintah kota. Kebun itu satu-satunya sumber penghidupan, tapi digusur tanpa ada sosialisasi,” ujar salah satu perwakilan warga.

Pantauan di lokasi, rombongan warga datang mengenakan pakaian sederhana.

Mereka berharap bisa bertemu langsung dengan Wali Kota Batam Amsakar Achmad atau pejabat terkait guna menyampaikan keluhan.

Tampak Nek Awe juga datang ke aksi tersebut.

Baca juga: Li Claudia Tanggapi Tuduhan Kekerasan di Rempang, Minta Rieke Pitaloka Tak Sebarkan Informasi Salah

“Pukul 9 tadi kami jalan,” kata Nek Awe.

Hingga berita ini ditulis, warga masih menunggu respons dari pihak Pemerintah Kota Batam (TRIBUNBATAM.id)

  • Related Posts

    Revolusi BUMN: Kepala BP BUMN Pangkas 1.000 Perusahaan Menjadi 300, Sinergi Kini Jadi Kewajiban

    KN-JAKARTA – Kepala Badan Pelaksana (BP) BUMN, Dony Oskaria, mengumumkan langkah radikal dalam menata ulang ekosistem perusahaan pelat merah. Dalam upaya meningkatkan daya saing global dan efisiensi negara, pemerintah menargetkan…

    BPK Temukan 251 Perusahaan Tambang Beroperasi Tanpa RKAB, Risiko Lingkungan dan Kerugian Negara Menanti

    KN-JAKARTA – Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) mengungkap temuan mengejutkan terkait carut-marut tata kelola pertambangan di Indonesia. Dalam dokumen Ikhtisar Hasil Pemeriksaan Semester (IHPS) II Tahun 2025, BPK mencatat sebanyak 251…

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *