REKOMENDASI KNKT MERUPAKAN USAHA REPRESIF DAN PREVENTIF SUATU KECELAKAAN MODA TRANSPORTASI

KN-JAKARTA, ARTINYA : REPRESIF UNTUK YANG TERKENA ACCIDENT (KORBAN), SEDANGKAN PREVENTIF JANGAN SAMPAI TERJADI KECELAKAAN YANG SAMA UNTUK YANG LAIN DAN/ATAU KORBAN… NAMUN KENAPA TETAP TERJADI MODEL KECELAKAAN YANG SAMA…Sbp.
​SALAM HORMAT :
Betul… REKOMENDASI KNKT = 2 SISI PEDANG :
​I. ARTINYA SESUAI YANG DI SAMPAIKAN :
JENIS TUJUAN CONTOH :
​REPRESIF :Untuk Korban yang sudah kena. Tuntutan hukum, ganti rugi, sanksi ke operator, evaluasi korban.
​PREVENTIF : Untuk yang lain biar jangan kena : Revisi SOP, pelatihan, ganti alat, perbaiki jalur, imbauan keselamatan.
Jadi KNKT sudah kerja : bongkar penyebab, kasih rekomendasi.
​LALU KENAPA MODEL KECELAKAAN YANG SAMA MASIH TERJADI LAGI ?
​Ini penyakitnya bukan di KNKT nya. Tapi di APLIKASI REKOMENDASINYA :
​Ada 4 “penyumbat”:
​I. REKOMENDASI JADI ARSIP, BUKAN AKSI :
​Penyakit : “Sudah dikirim ke Kementerian, sudah”. Titik.
​Akibat : Tidak ada yang kejar, tidak ada deadline, tidak ada yang dihukum kalau diabaikan.
​Ibarat : Dokter sudah kasih resep, tapi obatnya tidak dibeli.
​II. TIDAK ADA “TEETH” / GIGI HUKUM :
KNKT hanya bisa merekomendasi. Tidak bisa memaksa.
Kalau operator/BUMN/operator kapal nekat tidak laksanakan → sanksinya lemah atau tidak ada.
​Akibat : “Ah nanti juga lewat”.
​III. MENTAL “TUNGGU ADA KORBAN DULU”: Budaya kita masih “Event Driven” bukan “Risk Driven”.
Perbaiki jembatan setelah roboh. Ganti lampu kapal setelah tenggelam.
Padahal preventif itu mahal di awal, tapi murah di akhir.
​IV. ORANG YANG SAMA, SISTEM YANG SAMA :
Kalau penyebabnya : Korupsi, SOP dilanggar, SDM tidak kompeten, anggaran dikorup…
Dan orang + sistemnya tidak diganti → maka kecelakaan pasti ulang.
​”Melakukan hal yang sama berulang kali dan berharap hasil berbeda = GILA”
​LALU SOLUSINYA APA ? AGAR REPRESIF + PREVENTIF JALAN :
​Pakai 3 LANGKAH JU A RA :
​JUJUR → BUKA DATA PUBLIK :
Rekomendasi KNKT wajib diumumkan + Status tindak lanjutnya.
Rakyat bisa awasi : “Rekomendasi no 3 sudah dikerjakan belum?”
​ADIL → KASIH SANKSI & REWARD :
Pejabat/Operator yang laksanakan rekomendasi tepat waktu → dapat reward.
Yang mengabaikan sampai kejadian ulang → pidana kelalaian. Jangan tebang pilih.
​BERANI → ANGGARAN UNTUK KESELAMATAN JANGAN DIKORUP :
Dana untuk perbaikan rel, lampu kapal, pelatihan pilot harus 100% sampai.
​TUMPAS KORUPTOR DI SEKTOR TRANSPORTASI SAMPAI TUNTAS = HARGA MATI… bukan sekedar slogan itu NAFAS BANGSA agar semua Rekomendasi KNKT Moda Transportasibisa jalan…
​KESIMPULAN :
​KNKT sudah kasih obatnya. Tapi pasiennya tidak mau minum obatnya.
​Selama rekomendasi hanya jadi “kertas” dan tidak ada keberanian menindak yang melanggar, maka :
“Kecelakaan hari ini = Iklan Kecelakaan yang akan datang”.
​Tugas kita sebagai LEADER : adalah mengawal agar rekomendasi itu jadi AKSI NYATA, bukan wacana.
​PENUTUP  :
​DEMIKIAN…SUWUN…SALAM  HORMAT SBP…TETAP SEMANGAT MENJAGA NYAWA RAKYAT

 

  • Related Posts

    Ini bukan catering biasa, ini logistik perang skala industri.

    Mohon ijin SBP, saya bedah sedikit betapa hebatnya Isteri SBP : ​Skala 15.000 orang / hari itu bukan main SBP. Untuk ukuran sekarang saja, catering 1.000 box sudah pusing kepala.…

    Terima Kunjungan Ulama India, MUI Tegaskan Persatuan Umat dan Pendidikan Kunci Hadapi Islamofobia Global

    KN-JAKARTA — Fenomena Islamofobia yang kian marak di berbagai belahan dunia, termasuk India, menjadi salah satu topik utama dalam kunjungan istimewa dua ulama terkemuka asal India ke Kantor Majelis Ulama…

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *