Ribuan Buruh Akan Geruduk Istana 24 Oktober 2024

KN, Para buruh dari beberapa serikat, termasuk KSPI, KSBSI, FSPMI, SPG, dan Serikat buruh lainnya, akan menggelar aksi pada hari Kamis, tanggal 24 Oktober 2024. Mereka akan mengumpulkan sekitar 3.000 buruh dari wilayah Jabodetabek di Patung Kuda Indosat dan di depan Balai Kota, Kantor Gubernur DKI Jakarta, dengan tuntutan pencabutan Undang-Undang Cipta Kerja dan kenaikan upah minimum pada tahun 2025.

Dalam konferensi pers yang diadakan pada hari Selasa, (22/10/2024), Presiden Partai Buruh, Said Iqbal mengatakan bahwa para buruh akan meminta kenaikan upah minimum tahun 2025 sebesar 8-10% dan pencabutan UU Cipta Kerja, khususnya klaster ketenagakerjaan. Surat pemberitahuan aksi sudah disampaikan kepada Polda Metro Jaya dan Mabes Polri.

Aksi ini tidak hanya akan melibatkan para buruh di Jabodetabek tetapi juga akan dilakukan secara bergelombang pada tanggal 25, 26, 28, 29, 30, dan 31 Oktober 2024 dengan melibatkan ratusan ribu buruh di seluruh Indonesia, termasuk dari 350 kabupaten/kota dan 38 provinsi. Jika pemerintah tidak merespons tuntutan para buruh, maka mereka akan melanjutkan dengan mogok nasional pada tanggal 11-12 November atau 25-26 November 2024, yang diperkirakan akan melibatkan 5 juta buruh dari 15.000 pabrik di seluruh Indonesia.

Para buruh berharap agar pemerintahan baru, terutama Presiden Prabowo Subianto, dapat mempertimbangkan tuntutan mereka. Dalam pidato terakhirnya, Presiden Prabowo telah berkomitmen untuk memperjuangkan keadilan dan kesejahteraan bagi rakyat yang lemah. Oleh sebab itu, para buruh meminta kenaikan upah minimum tahun 2025 sebesar 8-10%, sejalan dengan inflasi dan pertumbuhan ekonomi yang diprediksi mencapai 5,2% serta pertumbuhan ekonomi riil yang diperkirakan sebesar 2,5%.

Para buruh juga berharap Menteri Tenaga Kerja yang baru tidak terjebak dengan kebijakan lama yang bertentangan dengan pidato Presiden Prabowo. Mereka berharap aksi yang mereka lakukan bisa membawa perubahan untuk kebaikan para buruh di Indonesia.

Kita semua berharap bahwa pihak yang berwenang dapat mendengarkan tuntutan publik selama aksi ini berlangsung. Kita percaya bahwa melalui dialog yang aktif dan konstruktif, masalah ini bisa diselesaikan dengan aman dan damai. Semoga aksi ini dapat memberikan manfaat yang berarti bagi para buruh yang terus berjuang untuk kesejahteraan mereka. Semangat perjuangan para buruh harus selalu kita dukung dan apresiasi karena mereka berjuang demi kesejahteraan bersama dalam sebuah keadilan sosial.

Related Posts

Peringati Mayday, Ratusan Ribu Buruh Akan Geruduk DPR RI

KN-JAKARTA, Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) bersama Partai Buruh menegaskan bahwa peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) pada 1 Mei 2026 akan diikuti oleh ratusan ribu buruh di seluruh Indonesia,…

Tepis Isu Penghapusan JKA, Mualem: Kita Evaluasi Agar Lebih Tepat Sasaran

KN-BANDA ACEH, Gubernur Aceh, Muzakir Manaf (Mualem), memberikan klarifikasi tegas terkait isu yang beredar mengenai penghapusan program Jaminan Kesehatan Aceh (JKA). Mualem menyatakan bahwa pemerintah sama sekali tidak menghapus program…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *