SEKJEN OPSI: MAHASISWA, BURUH DAN NGO TERUS BERKONSOLIDASI TOLAK OMNIBUS LAW

Foto: Sekjen OPSI Timboel Siregar, sumber foto: Hamas.co

Stramed-Jakarta. Koordinasi antara buruh, NGO dan BEM masih terus berlangsung untuk memprotes atau menolak Omnibus Law terus dilakukan diantara Serikat pekerja, NGO dan BEM yang menolak Omnibus law RUU Cipta kerja terus berkonsolidasi diri untuk menolak RUU cipta kerja tersebut karena memang RUU tersebut mempunyai persoalan yang membahayakan rakyat Indonesia ke depan.

Demikian dikemukakan Timboel Siregar kepada Redaksi di Jakarta seraya menambahkan, Omnibus Law akan mampu melindungi sektor UMKM untuk hal-hal tertentu memang benar seperti permodalan dan perijinan akan mendukung UMKM, sementara yang lain masih dalam perdebatan.
“Seluruh pihak yang menolak RUU Cipta kerja ini terus melakukan kampanye penolakan melalui Medsos, dan ini terus berlangsung hingga saat ini,” tambah Sekretaris Jenderal Organisasi Pekerja Seluruh Indonesia (OPSI, red) ini.

Ketika Redaksi menanyakan apa ada rencana judicial review ke MK atau melakukan gugatan ke PTUN jika omnibus law dibahas tanpa partisipasi publik, maka Timboel Siregar menjawab dengan tegas ya tentunya begitu, apabila pemerintah memaksakan maka akan dilakukan judicial review ke Mahkamah Konstitusi (MK, red).

“Apa langkah yang harus dilakukan pemerintah dan DPR agar Omnibus Law diterima masyarakat, maka kami dapat menyarankan agar pemerintah melakukan pembahasan ulang draft RUU Cipta kerja tersebut secara terbuka dengan melibatkan para pemangku kepentingan (Red/Wijaya)

Related Posts

Gencatan senjata AS-Iran rapuh, tapi perlu untuk ruang de-eskalasi kekerasan.

KN-TEHERAN, “Meski disambut banyak pihak, gencatan senjata antara AS dan Iran belum bisa diharapkan untuk menciptakan perdamaian permanen antara AS-Israel dan Iran. Gencatan senjata itu baik secara subtantif maupun perkembangan…

Fog of Information: Kesulitan Analisis Intelijen dalam Mengurai Perang Propaganda Iran vs Amerika Serikat-Israel di Era AI

KN-TEHRAN, Perang propaganda antara Iran versus Amerika Serikat-Israel telah menjadi salah satu dimensi paling rumit dan canggih dalam konflik Timur Tengah tahun 2025-2026. Eskalasi militer langsung yang dimulai sejak Operasi…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *