SUARA KEPONGAHAN AMERIKA SERIKAT BUNGKAM

KN. Api Tornado yang membakar Propinsi Los Angeles di California Salah Satu Negara Bagian Amerika Serikat tak kunjung padam, Si Jago Merah Raksasa itu mengamuk dan melahap hutan hingga Seisi Kota Sejak Tanggal 6 Januari 2025 hingga saat ini. California yg terkenal memiliki tekhnologi Pemadam Kebakaran Tercanggih didunia dengan Puluhan Pesawat dan Helikopter Pemadamnya gagal menghentikan perambatan api yang melaju kencang dengan kecepatan 120 Kilometer Per Jam.

Hanya dalam Waktu 2 hari saja Kota Los Angeles yg Super Mewah dan dihuni oleh KAUM ELITE hangus tak tersisa. Diperkirakan mengakibatkan kerugian lebih dari 2000 Triliun US Dollar, sebuah angka kerugian yg fantastik. Hanya dan baru Satu Kota atau tepatnya Satu Propinsi saja Negara Amerika Serikat yang konon Negara Terkaya didunia Seolah sudah bankrut dan sekarat. Presiden Joe Biden di sisa – sisa masa jabatannya telah menghitung Global kerugian USA dan biaya pembangunan kembali Los Angeles. Pengusahanya meradang, Para Artis Super Kaya meradang semua meradang dan semua harus pindah di Kemah Evakuasi Tenda Pengungsian sambil merasakan hawa panas dan debu kotor yang tak sedap.

Kegilaan Amerika Serikat baik di Palestina, Libanon, Suriah bahkan dibeberapa Negara termasuk di Ukraina seketika berhenti. Negara yg dijuluki oleh Almarhum Imam Khomaini sebagai SETAN BESAR itu bungkam. Terbaru Sekutu Amerika Serikat QATAR mengajukan Proposal Gencatan Senjata Israel – Palestina yang katanya akan terealisasi dalam waktu 2 hari dengan demikian Genosida berbungkus Perang itu berakhir. Hal ini dipercepat karena Negara Donatur Genosida Palestina spontan menghentikan bantuannya dalam jenis apapun. USA otomatis menjadi pesakitan, hanya Negara MEKSIKO dan CANADA yg mulai memberikan bantuan pemadaman, Sementara Negara negara Sekutu Besarnya di Eropa tak berbuat apa – apa. Berhentinya Kegilaan USA akibat Tragedi Kebakaran Raksasa di Los Angeles ini tentu saja mempengaruhi Kekuatan Negara yg merasa SUPER POWER sebagai Imperialis Era Moderen.

Bungkam benar – benar bungkam. Lunglai tak bertenaga. Keperkasaan yang digunakan dengan sesuka hati Sesangar sangarnya berakhir. Mulut Besar DONALD TRUMP Sang Pelanjut Pemerintahan USA Pasca Joe Biden spontan bungkam. Negara yg sudah berusia ratusan tahun diatas derita Bangsa Indian yang nyaris tak disisakan itu seketika seperti CowBoy kalah Duel adu tembak. Negara yang memegahkan diri dari hasil Invasi, Investasi yang merugikan Negara lain, Pencuri Minyak Suriah berjuta Ton Perhari itu sedang merasakan akibat Kegilaannya. Negara Pencipta istilah Terorisme Islam lalu mengacaukan Negara – negara berdaulat itu kini dalam masalah yang serius.

Satu Hari sebelum Tragedi Los Angeles Para Pesohor USA mengadakan Acara VOTE Pemilihan Manusia Terpopuler di dunia, kegilaannya TUHAN dimasukkan juga dalam Vote. Dari sekian banyak suara yang masuk hanya TUHAN yang tidak mendapatkan Satupun Suara. MC berpidato bahwa hal seperti itu biasa terjadi pada bangsa ini bla bla bla dan disambut gelak tawa ribuan Manusia yang hadir. Negara yang pada Uang Lembarnya tertulis We Trust in God itu ternyata Penganut Ateis yang parah, anehnya justru mereka memerangi Ateisme dimana – mana dan anehnya lagi dengan definisi yang kacau karena KOMUNISME dan SOSIALISME dipukul rata sebagai ideologi yang tak terpisahkan dengan Ateisme.

Kini untuk Sementara tak ada lagi Negara yang asal Sesumbar mengklaim dirinya ADI DAYA. Alam sudah membungkam mulut besar mereka. Pemulihan Situasi membutuhkan waktu yang sangat lama. Mungkin untuk pemulihan itu semua Sumber Daya mereka yang disebar hampir di Semua Negara akan dipulangkan agar lebih fokus mengurus Negaranya saja. Dan tentu hal ini merupakan Kemenangan Besar dari Kemanusiaan.

*~ Andi Naja FP Paraga ~*

  • Related Posts

    Satu Lagi Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Total Empat Personel Pasukan Perdamaian Wafat

    KN-BEIRUT – Pasukan Penjaga Perdamaian PBB di Lebanon (UNIFIL) secara resmi merilis kabar duka atas meninggalnya Prajurit Kepala (Praka) Rico Pramudia. Dengan berpulangnya Praka Rico, total personel TNI yang gugur…

    Indonesia’s Energy Diplomacy

    KN-PERSIAN, Pertamina is racing to secure the release of two of its tankers stuck in the Persian Gulf through diplomatic channels, as analysts warn that the recent United States–Iran ceasefire…

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *