BEDA YANG MENDASAR ANTARA LEADER vs MANAJER ADALAH SEBAGAI BERIKUT

KN-JAKARTA, Ini beda fundamenta. Kalau keliru tempatkan, organisasi bisa jalan tapi tidak ke mana-mana.

​BEDA YANG SANGAT MENDASAR : LEADER vs MANAJER :

ASPEK LEADER / PEMIMPIN… MANAJER / PENGELOLA :

  1. ​TUGAS UTAMA : Bikin Arah : -> “Kita mau ke mana?” Bikin Jalan : -> “Gimana caranya sampai ke sana?”
  2. ​FOKUS : Orang & Visi : -> Menginspirasi, menggerakkan hati. Sistem & Hasil : -> Mengatur, mengontrol, mengefisienkan.
  3. ​SIKAP KE RISIKO BERANI : -> Mencari perubahan, inovasi. HATI-HATI : -> Mengurangi risiko, menjaga stabilitas.
  4. ​PERTANYAAN KUNCI : “KENAPA & APA” : -> Kenapa kita harus lakukan ini? “BAGAIMANA & KAPAN” : -> Bagaimana SOP nya? Kapan deadline?
  5. ​CARA MEMPENGARUHI : JU A RA -> Diikuti karena dihormati & dipercaya. Wewenang Jabatan : -> Diikuti karena ada struktur & aturan.
  6. ​UKURAN SUKSES : Perubahan & Dampak : -> Rakyat sejahtera, budaya berubah. Target & Efisiensi : -> Anggaran pas, laporan selesai tepat waktu. IBARAT KAPAL : LEADER = Nahkoda yang tentukan : “Kita berlayar ke Pulau Emas” .

​MANAJER : = Kepala Kamar Mesin yang pastikan : “Bahan bakar cukup, mesin jalan, kru kerja sesuai jadwal”.

​Tanpa Nahkoda, kapal muter-muter. Tanpa Kepala Mesin, kapal mogok.

​BAGAIMANA APLIKASINYA DI LAPANGAN?

​I. APLIKASI LEADER – “BAPAK/IBU BANGSA” : Dipakai saat : Mulai sesuatu yang baru / Krisis / Butuh perubahan budaya.

​Contoh di Koperasi Desa Merah Putih :

  1. ​Visi : “Saudara-saudara, Koperasi ini untuk bikin anak cucu kita tidak ngutang ke tengkulak lagi”.
  2. ​Gerakkan : Turun ke sawah, kumpul warga, cerita, bangkitkan semangat gotong royong.
  3. ​Keputusan : “Kita berani lawan tengkulak. Harga gabah kita tentukan sendiri”.

​Ciri Leader JU A RA : Jujur di depan, Adil ke semua, Berani ambil keputusan pahit.

​II. APLIKASI MANAJER – “PAK/BU KETUA PENGURUS” : Dipakai saat : Menjalankan yang sudah ada / Operasional harian / Jaga aturan.

​Contoh di Koperasi Desa Merah Putih :

  1. ​Sistem : Buat pembukuan, SOP simpan pinjam, jadwal rapat.
  2. ​Kontrol : Cek stok pupuk, cek kas, audit bulanan, laporkan ke Dinas.
  3. ​Efisiensi : “Harga beli Rp X, harga jual Rp Y, margin harus 10%”.

​Ciri Manajer Bagus : Tertib administrasi, tepat waktu, tidak korupsi 1 rupiah pun.

​KESIMPULAN PENTING :

​NEGARA/NEGERI BUTUH KEDUANYA, TAPI URUTANNYA :

  1. ​LEADER DULU : -> Tentukan arah : “TUMPAS KORUPTOR, KUATKAN KOPERASI”.
  2. ​MANAJER KEMUDIAN : -> Jalankan : Buat aturan, awasi dana, laporkan hasil.

​BAHAYANYA : Kalau isinya Manajer semua -> Jalan di tempat, birokratis, takut salah.

​Kalau isinya Leader semua -> Banyak omongan, tidak ada laporan, berantakan. YANG TERBAIK : Leader yang bisa jadi Manajer. Atau Leader + Manajer yang saling percaya

 

Disclaimer : Setiap opini di media ini menjadi tanggung jawab penulis. Jika ada pihak yang berkeberatan atau merasa dirugikan dengan tulisan ini maka sesuai aturan pers bahwa pihak tersebut dapat memberikan hak jawabnya kepada penulis Opini dan Redaksi akan menayangkan tulisan tersebut secara berimbang.

 

  • Related Posts

    TIDAK ADA YANG KEBAL HUKUM DI NKRI : SOPIR, MASINIS, NAHKODA, PILOT KLO TERJADI ACCIDENT SETELAH INVESTIGASI TERJADI TINDAK PIDANA HARUS DIHUKUM KARENA MERUGIKAN ORANG LAIN DAN NEGARA SETUJU 1000%

    Ditulis dan disajikan oleh SUBANDI PARTO SH MH MBA/Marsekal Muda TNI Purn AAU’69 Bogowonto. KN-JAKARTA, MARI KITA BEDAH BERSAMA ​Ini prinsip dasar negara hukum. Kalau dilanggar, hancur semua tatanan. ​BEDAH…

    Matrikulasi KPK di Manado, KPK Pertajam Pemahaman  Soal Pentingnya Literasi Gratifikasi

    KN-MANADO — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menegaskan krusialnya peran pers dalam mengawal transparansi anggaran hingga mencegah praktik korupsi sejak lini perencanaan. Hal tersebut mengemuka dalam agenda Matrikulasi Pemberantasan Korupsi…

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *