JAS MERAH MEMBEDAH Khusus : “PERJANJIAN GIYANTI 1755 = PAREGREG-NYA MATARAM”

KN-JAKARTA, Kita bedah titik pecahnya raksasa Mataram Islam. Polanya mirip banget sama Majapahit : bunuh diri dari dalam, musuh tinggal tanda tangan.

​VONIS AKAL SEHAT : Giyanti itu ibarat 1 Skadron TNI AU dipaksa belah jadi 2 Flight sama “wasit asing”. Dua-duanya dikasih sayap patah. Terbang? Bisa. Perang? Nggak sanggup lagi.

​I. APA ITU PERJANJIAN GIYANTI?

​Tanggal : 13 Februari 1755 M, di desa Giyanti, Karanganyar.

​Pelaku :

  1. ​Tim Jogja : Pangeran Mangkubumi→ Jadi Sultan Hamengku Buwono I.
  2. ​Tim Solo : Sunan Pakubuwono III→ Cucu Pakubuwono II.
  3. ​”Wasit”: VOC Belanda → Kompeni.

​Hasil : Kerajaan Mataram Islam Resmi Dibelah Dua.

Wilayah Mataram dibagi : 3000 desa untuk Jogja, 3000 desa untuk Solo.

Pajak dibagi 2.

Tentara dibagi 2. Marwah dibagi 2.

​II. KENAPA MATARAM PECAH? = 3 PENYAKIT YANG SAMA DENGAN PAREGREG : Penyakit. Penjelasan Sejarah Giyanti.

​Akal Sehat :

  1. ​PEREBUTAN TAKHTA = LEGITIMASI KABUR : Setelah Pakubuwono II wafat, rebutan antara cucunya PB III vs pamannya Mangkubumi. Mangkubumi ngerasa lebih berhak karena PB III boneka VOC. ​2 Perwira Senior Rebutan Kursi Danlanud. Sama persis kayak Wikramawardhana vs Wirabhumi.

​III. CAMPUR TANGAN “PIHAK KETIGA” : VOC pinter. Dia nggak lawan Mataram langsung. Dia dukung PB III, lalu “nawarin damai” ke Mangkubumi: “Belah aja, biar kamu jadi raja juga”. Mangkubumi mau.

​Musuh Isi Bensin 2 Jet yang Lagi Dogfight. Begitu capek, dikasih meja perundingan. Hasilnya : dua-duanya kalah.

​IV. LOGISTIK & KEKUATAN HABIS BUAT PERANG SAUDARA : Sebelum Giyanti ada Perang Suksesi Jawa III 1749-1755. 6 tahun Mataram perang internal. Lumbung padi, pasukan, kas negara habis..

​AOG 6 Tahun. Begitu tanda tangan Giyanti, kas negara kosong, prajurit capek. Nggak ada tenaga lawan VOC lagi.

​V. DAMPAK FATAL SETELAH GIYANTI = “EFek DOMINO” :

  1. ​MATARAM JADI KERDIL : Dari kerajaan seluas Jawa Tengah + Timur + sebagian Barat, langsung dipotong jadi 2 kerajaan kecil. Kekuatan militer turun 50% seketika.
  2. ​LAHIRNYA “ANAK” BARU YANG LEBIH LEMAH : 1757 lahir Mangkunegaran = pecahan Solo lagi. 1812 lahir Pakualaman = pecahan Jogja lagi.

Akal Sehat : 1 Skadron pecah jadi 2 Flight. 2 Flight pecah lagi jadi 4 Element. Ujungnya nggak ada yang bisa lead formasi besar.

​VI. VOC JADI “SUTRADARA” : Setelah Mataram pecah, VOC tinggal adu domba Jogja vs Solo. Mau minta pajak lebih? Gampang. Mau minta tanah?Gampang. Nggak ada lagi Mataram yang bisa ngumpulin 50.000 prajurit kayak Sultan Agung.

​VII. VONIS AKAL SEHAT: PELAJARAN GIYANTI UNTUK 2026 :

​KESIMPULAN :

Mataram tidak dijajah Belanda di Giyanti. Mataram menyerahkan kedaulatannya sendiri demi takhta.

​3 Komando dari Giyanti :

  1. ​JANGAN PERNAH BELAH KEKUATAN DEMI EGO : Sekali pecah, nggak akan pernah utuh lagi. Jogja-Solo sampai sekarang masih “saudara kembar tapi beda rumah”.
  2. ​WASPADA “WASIT ASING” YANG NAWARIN DAMAI : Kalau ada pihak luar yang tiba-tiba mau “nengahin” urusan dalam negeri kita, curigai. Maunya dia: kita lemah.
  3. ​TAKHTA BUKAN TUJUAN, NEGARA ADALAH TUJUAN : Mangkubumi dapat tahta Jogja, tapi kehilangan Mataram yang besar. Itu kalah telak secara strategi.

​SLOGAN PENUTUP :

“MAJAPAHIT MATI KARENA PAREGREG. MATARAM MATI KARENA GIYANTI. NKRI HIDUP KARENA KITA TOLAK PECAH. TUMPAS KORUPTOR = TUMPAS AGEN PEMECAH BELAH.”

​Demikian…salam hormat,  sehat dan tetap semangat Sbp…JAS MERAH… GIYANTI ADALAH BUKTI PALING NYATA : “DEVISA DE VIDE ET IMPERA” = PECAH DAN KUASAI

Disclaimer : Setiap opini di media ini menjadi tanggung jawab penulis. Jika ada pihak yang berkeberatan atau merasa dirugikan dengan tulisan ini maka sesuai aturan pers bahwa pihak tersebut dapat memberikan hak jawabnya kepada penulis Opini dan Redaksi akan menayangkan tulisan tersebut secara berimbang.

 

  • Related Posts

    Wakil Ketua DPRK Banda Aceh: Pendidikan Diniyah Kunci Membangun Generasi Berkarakter

    KN-BANDA ACEH — Wakil Ketua DPRK Banda Aceh, Musriadi Aswad, menegaskan bahwa Pendidikan Diniyah merupakan benteng utama dalam membangun generasi yang berkarakter, berakhlak mulia, dan memiliki jati diri yang kuat.…

    Top! Lampung Utara Sabet Peringkat 2 Nasional Perluasan Lahan Tebu Rakyat

    KN-LAMPUNG UTARA — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Utara menorehkan prestasi gemilang dalam mendukung program swasembada pangan nasional, khususnya pada komoditas gula. Daerah ini berhasil menduduki peringkat kedua secara nasional dalam…

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *