SPEKULASI POLITIK NASDEM – PKS

Foto: Ketum Partai NasDem Surya Paloh dan Presiden PKS Sohibul Iman, sumber foto: Agung Pambudhy/Detikcom

Oleh : Usman Alkhair Larempeng

Stramed,  Safari politik yang dilakukan Nasdem kepada partai-partai di luar pemerintah menimbulkan beberapa spekulasi di masyarakat. Pertama, Nasdem sedang menjajaki kekuatan baru dan lepas dari bayang-bayang PDIP, sebagaimana kita ketahui ada hubungan tidak harmonis antara Ketum Nasdem Surya Paloh dengan Ketum PDIP Megawati.

Bahkan beberapa waktu lalu jauh sebelum pengumunan kabinet yang baru Nasdem sudah membangun komunikasi secara khusus dengan partai pengusung Jokowi-Maaruf namun tidak melibatkan PDIP. Kini dengan masuknya Gerindra yang mempunyai hubungan cukup dekat dengan PDIP akan semakin mengikis peran Nasdem dalam periode kedua Jokowi berkuasa.

Kedua, Nasdem selama ini cukup dikenal sebagai Partai yang kerap mencuri start dalam menentukan sikap politiknya seperti dalam pilkada DKI dan Jabar yang lalu, bahkan terbaru beredar kabar sudah menyiapkan Gubernur DKI Anies Baswedan untuk pilpres 2024. Jika kali ini Nasdem mulai membangun kekuatan koalisi untuk tujuan politik kedepan tentu bukan merupakan hal yang aneh, karena pada dasarnya Nasdem selalu menjadi partai yang tidak ingin melewatkan satu momen politik besar.

Ketiga, persiapan menjelang pilkada serentak. Tahun 2020 akan akan dilakukan pilkada serentak di 270 daerah, meskipun saat ini secara politik Nasdem masih menjadi partai pendukung pemerintah namun di tingkat daerah peta perpolitikannya cenderung berbeda.

Di sinilah mungkin yang sedang di jajaki oleh Nasdem dan tidak menutup kemungkinan jika penjajakan dalam pilkada 2020 ini akan berlanjut dalam pilpres 2024 yang akan datang, karena tidak ada jaminan koalisi yang saat ini terbentuk akan kembali menyatu dalam pemilu dan pilpres yang akan datang.

*) Pemerhati politik

Disclaimer: Setiap opini di media ini menjadi tanggung jawab penulis. Jika ada pihak yang berkeberatan atau merasa dirugikan dengan tulisan ini maka sesuai aturan pers bahwa pihak tersebut dapat memberikan hak jawabnya kepada penulis Opini dan Redaksi akan menayangkan tulisan tersebut secara berimbang.

Related Posts

Polemik Peraturan Gubernur Nomor 2 Tahun 2026 tentang Jaminan Kesehatan Aceh sengaja digiring untuk mengalihkan perhatian atas kegagalan Muzakkir Manaf?

BANDA ACEH – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPRK) Banda Aceh Abdul Rafur menilai polemik soal Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 2 Tahun 2026 tentang Jaminan Kesehatan Aceh sengaja digiring untuk mengalihkan…

Tokoh Agama di Timika Apresiasi Pendekatan Humanis Operasi Damai Cartenz 2026

Timika – Dukungan terhadap pelaksanaan Operasi Damai Cartenz 2026 terus mengalir dari berbagai elemen masyarakat di Tanah Papua. Salah satunya datang dari tokoh agama di Kabupaten Mimika yang menilai pendekatan…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *