Sufri Daud Minta Pengungsi Banjir Bireuen Rasional dan Tak Terpancing Isu Negatif

KN-BIREUEN, Mantan Panglima Muda Daerah 3 Wilayah Batee Iliek, Sufri Daud atau yang akrab disapa Boing, memberikan respon serius terkait polemik warga korban banjir yang masih bertahan di halaman Kantor Bupati Bireuen.

Boing mengaku menemukan sejumlah kejanggalan setelah menelusuri fakta di lapangan. Menurutnya, terdapat perbedaan kondisi antar pengungsi yang memicu kontroversi di tengah publik.

“Kami menemukan fakta yang berbeda-beda. Ada yang rumahnya masih utuh, ada penyewa yang menuntut hunian sementara (Huntara), namun memang ada juga korban yang rumahnya rusak berat dan belum tertangani maksimal,” ungkap Boing, Kamis (26/3).

Fakta Hasil Penelusuran:
​Gampong Raya Dagang: Hanya dua rumah rusak total, namun pemiliknya tidak mengungsi di kantor bupati.
​Warga Alue Kuta: Hunian Tetap (Huntap) sedang dalam proses pembangunan oleh DT Peduli.
​Warga Kapa: Benar-benar korban dengan kerusakan rumah berat.

Secara khusus, Boing menyoroti kondisi M. Amin, korban banjir sekaligus mantan pejuang GAM di Gampong Kapa yang rumahnya rusak parah. Sebagai bentuk tanggung jawab moral, Boing memastikan pembangunan Huntap untuk M. Amin akan dimulai minggu depan oleh BNPB.

“Kami akan upayakan sewa rumah untuk M. Amin selama proses pembangunan. Saya harap beliau bisa kembali ke desa dan tidak lagi menetap di tenda kantor bupati,” ujar Ketua Satgas Partai Aceh Wilayah Batee Iliek tersebut.

Boing mengimbau warga agar tidak terjebak skenario politik oknum tertentu yang ingin memperkeruh suasana. Ia menegaskan bahwa Pemerintah Aceh maupun Pemkab Bireuen saat ini tetap fokus pada percepatan pemulihan pasca-bencana sesuai instruksi pusat.

Ia juga meminta awak media untuk menyajikan informasi sesuai fakta riil agar tidak mencoreng nama baik daerah, sembari tetap mengawal dan mengkritisi proses pembangunan hunian bagi para penyintas hingga tuntas.

 

Foto: Mantan Panglima Muda Daerah 3 Wilayah Batee Iliek, Sufri Daud, sumber foto: Metro Aceh

Related Posts

ORANG BILANG NEGERI ARAB TANAH SUCI SEDANGKAN NKRI SAYA BILANG TANAH SURGA

KN-JAKARTA, SESUAI DEFINISI SURGA DI AL QUR’AN SURGA ITU BANYAK SUNGAI2 YANG MENGALIR, BANYAK BUAH2AN, TANAMAN HIJAU DST…SEMUA ITU ADA DI NKRI… PANAS TIDAK PANAS, DINGIN TIDAK DINGIN, ANGIN SEPOI-POI…

Oegroseno: Pemisahan ABRI Bukan Berarti Memisahkan Pertahanan dan Keamanan

KN-JAKARTA — Mantan Wakapolri Komjen Pol (Purn) Oegroseno menegaskan bahwa pemisahan Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (ABRI) pasca-Reformasi seharusnya dibedakan secara tegas dari pemisahan konsep pertahanan dan keamanan (Hankam). Menurutnya, terdapat…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *