KN-Banda Aceh — Wakil Ketua Komisi III yang juga Ketua Fraksi PKS DPRK Banda Aceh, Tuanku Muhammad, S.Pd.I., M.Ag., mengajak seluruh masyarakat Aceh, bangsa Indonesia, serta pihak pemerintah untuk menunjukkan kepedulian dan solidaritas kemanusiaan yang nyata bagi rakyat Venezuela yang kini tengah didera musibah gempa bumi besar.
Bagi masyarakat Serambi Mekah, setiap kabar mengenai bencana besar di belahan dunia mana pun selalu memantik memori mendalam. Luka kolektif akibat gempa dan tsunami dahsyat pada 26 Desember 2004 silam telah mengajarkan rakyat Aceh bahwa di tengah puing-puing duka, uluran tangan internasional mampu menghadirkan secercah harapan.
“Orang Aceh sangat memahami bagaimana rasanya kehilangan keluarga, rumah, dan harapan dalam hitungan menit. Pengalaman itu mengajarkan kita bahwa di tengah bencana, yang paling dibutuhkan bukan hanya bantuan materi, tetapi juga hadirnya saudara-saudara yang menunjukkan kepedulian.”
— Tuanku Muhammad, S.Pd.I., M.Ag.

Merawat Ingatan Sejarah: Kebaikan Venezuela untuk Aceh
Tuanku Muhammad mengingatkan kembali lembaran sejarah saat tsunami melanda Aceh pada tahun 2004. Kala itu, dunia datang mengulurkan bantuan tanpa memandang sekat perbedaan bangsa, agama, maupun ideologi. Indonesia menerima sokongan kemanusiaan dari puluhan negara, termasuk Pemerintah Venezuela yang menyalurkan bantuan kemanusiaan sebesar US$2 juta demi membantu penanganan para korban tsunami.
Menurut Ketua Fraksi PKS DPRK Banda Aceh ini, nilai dari sebuah bantuan tidak semata-mata diukur dari nominal angka, melainkan dari ketulusan dan kepedulian yang menyertainya.
“Ketika Aceh berduka, Venezuela ikut menunjukkan kepeduliannya. Mungkin nilainya tidak sebesar negara-negara donor lainnya, tetapi sejarah mencatat bahwa mereka hadir bersama bangsa Indonesia. Kebaikan seperti itu tidak boleh dilupakan. Hari ini, ketika rakyat Venezuela menghadapi musibah, sudah selayaknya kita membalasnya dengan doa, empati, dan dukungan kemanusiaan,” tegasnya.
Ia menambahkan bahwa karakter masyarakat Aceh yang menjunjung tinggi nilai gotong royong, ukhuwah, serta semangat tolong-menolong harus terus dihidupkan secara universal—tidak hanya terbatas kepada sesama anak bangsa, melainkan juga bagi masyarakat dunia yang sedang tertimpa kemalangan.
Dampak Gempa Venezuela: Ratusan Jiwa Melayang
Berdasarkan laporan mutakhir, dua gempa bumi berkekuatan Magnitudo 7,2 dan 7,5 yang mengguncang Venezuela pada 24 Juni 2026 telah memicu kerusakan yang sangat masif, dengan dampak terparah berada di wilayah Caracas dan La Guaira.
Hingga pembaruan data terakhir, dampak dari bencana tersebut meliputi:
- Korban Jiwa: Sedikitnya 589 orang dilaporkan meninggal dunia.
- Korban Luka: Hampir 3.000 orang mengalami luka-luka.
- Dampak Sektoral: Puluhan ribu warga terdampak secara langsung.
- Proses Evakuasi: Proses pencarian korban di bawah reruntuhan masih terus berlangsung, sehingga jumlah korban diperkirakan masih bisa bertambah.
Seruan Aksi Kolaborasi Kemanusiaan
Melihat besarnya skala dampak bencana tersebut, Tuanku Muhammad menyerukan kepada jajaran pemerintah, lembaga kemanusiaan, organisasi masyarakat (ormas), organisasi kepemudaan (OKP), dunia usaha, hingga seluruh elemen masyarakat Indonesia untuk bergerak bersama mengirimkan doa dan menyalurkan bantuan sukarela melalui lembaga-lembaga kemanusiaan yang kredibel dan terpercaya.
“Kita mungkin dipisahkan oleh ribuan kilometer, tetapi kemanusiaan tidak mengenal batas negara. Ketika satu bangsa berduka, bangsa lain memiliki kesempatan untuk menunjukkan bahwa persaudaraan antarumat manusia masih hidup. Aceh pernah merasakan indahnya solidaritas dunia. Kini saatnya kita ikut menghadirkan harapan bagi rakyat Venezuela,” ungkap Tuanku Muhammad.
Menutup pernyataannya, ia menyampaikan harapan mendalam agar masyarakat Venezuela diberikan ketabahan dan kekuatan dalam melewati masa-masa sulit ini, serta agar seluruh proses penyelamatan dan pemulihan pascabencana dapat berjalan lancar.
“Semoga Allah SWT memberikan kesabaran kepada keluarga para korban, melindungi para relawan yang bertugas, memudahkan proses evakuasi, serta mengangkat kembali Venezuela dari musibah ini. Aceh tidak pernah lupa terhadap setiap tangan yang pernah membantu kami. Karena itu, mari kita balas kebaikan mereka,” pungkasnya.
Foto: Tuanku Muhammad politisi PKS yang juga Ketua Komisi III DPRK Banda Aceh.(DPRKBandaAcehkota.go.id)






