Lapor Pajak Sambil Ngopi: KPP Pratama Banda Aceh Jemput Bola di Warkop

KN-BANDA ACEH – Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Banda Aceh menghadirkan terobosan unik dalam pelayanan publik. Memanfaatkan budaya lokal yang kental, otoritas pajak ini menggelar layanan pelaporan pajak langsung di sejumlah warung kopi (warkop) ternama di Banda Aceh.

​Inovasi bertajuk “jemput bola” ini berlangsung selama sepuluh hari, mulai 21 hingga 30 April 2026. Untuk memastikan aksesibilitas maksimal, layanan tetap dibuka pada hari Sabtu dan Minggu, mulai pukul 09.00 hingga 15.00 WIB.

​Lokasi Layanan

​Masyarakat dapat menemui petugas pajak di lima titik warkop yang menjadi pusat aktivitas warga, yaitu:

  1. Ali Kopi (Lampaseh)
  2. Solong Coffee (Pango)
  3. Sentra Kopi (Lambhuk)
  4. Kedai Kopi Cut Zein/Kubra (Beurawe)
  5. D’Kupi Aceh (Keudah)

​Mendekatkan Diri Melalui Kultur Lokal

​Kepala KPP Pratama Banda Aceh, Asrifal Handri Rangkuti, menjelaskan bahwa pemilihan warung kopi sebagai lokasi layanan bukan tanpa alasan. Warkop telah menjadi bagian tak terpisahkan dari denyut nadi kehidupan masyarakat Aceh.

​“Kami ingin mendekatkan layanan perpajakan kepada masyarakat. Dengan suasana warkop yang santai, kami berharap wajib pajak merasa lebih nyaman dan tidak sungkan untuk mengakses layanan,” ujar Asrifal, Minggu (26/4).

​Fokus utama kegiatan ini adalah membantu wajib pajak dalam melaporkan Surat Pemberitahuan (SPT) Tahunan serta memberikan asistensi aktivasi Coretax, sistem baru yang tengah dikembangkan Direktorat Jenderal Pajak (DJP).

​Edukasi dan Asistensi Langsung

​Layanan ini terbuka bagi seluruh wajib pajak, baik orang pribadi maupun badan usaha. Di lapangan, petugas seperti Asrul Hadi dan Rifani Maulida yang bertugas di Solong Coffee Pango, siap memberikan bimbingan teknis secara langsung.

​“Asistensi langsung ini bertujuan untuk meningkatkan kepatuhan sekaligus meminimalisir kendala teknis yang sering dialami masyarakat saat melapor secara mandiri,” tambah Asrifal.

​Respon Positif Wajib Pajak

​Inisiatif ini disambut baik oleh warga. Muhammad Rizal, salah satu wajib pajak, mengaku terkesan dengan efisiensi layanan ini.

​“Biasanya harus antre di kantor pajak, sekarang bisa lapor sambil ngopi. Petugas membantu sampai selesai, jadi lebih cepat. Ini sangat membantu kami yang sibuk bekerja dan tidak punya banyak waktu luang,” ungkapnya.

​Melalui langkah inovatif ini, KPP Pratama Banda Aceh optimis dapat memperkuat hubungan antara otoritas pajak dan masyarakat, sekaligus mendongkrak rasio kepatuhan pajak di Serambi Mekkah.

Related Posts

PENDAPAT SAYA BAHWA UNTUK 5 – 10 TAHUN KEDEPAN NKRI TIDAK PERLU UNDANG-UNDANG BARU…SDH CUKUP…(KECUALI DARURAT)

Ditulis dan disajikan oleh SUBANDI PARTO SH MH MBA/Marsekal Muda TNI Purn AAU’69 Bogowonto.   KN-JAKARTA, ADA HUKUM ACARANYA S/D HUKUM MATERIILNYA…AGAR DPR RI ISTIRAHAT PENUH…GAJI BUTA (GABUT) BILA PERLU…

KPK Gelar OTT di Pemalang dan Jakarta, Amankan Bupati dan Uang Lebih dari Rp 2 Miliar

KN-JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengonfirmasi telah melakukan kegiatan penyelidikan tertutup yang berujung pada operasi tangkap tangan (OTT) terhadap sejumlah pihak yang diduga terlibat tindak pidana korupsi. Operasi senyap…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *