“LUMPUHNYA TRANSPORTASI DARAT ANGKUTAN ORANG”

Foto: Esra Sembiring Pengusaha Muda di sektor transportasi darat angkutan orang

Stramed, Seorang Pengusaha Muda di Sektor Transportasi Darat Esra Sembiring prihatin dengan nasib usaha di Sektor ini sejak wabah Corona menggila. Kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar(PSBB) selama beberapa bulan terakhir telah membuat Pengusaha transportasi darat meradang. Bus-bus terpaksa diparkirkan dan Sopir serta Kenek pun diistirahatkan. Beliau tak berani menyebut dirumahkan karena khawatir tidak bisa memenuhi kewajibannya kepada pekerjanya sesuai undang-undang tapi ia pun tidak mem-PHK mereka.( Wawancara via WA,27/05/2020)

Semua Lumpuh dan untuk saat ini serta beberapa bulan mendatang sektor ini susah untuk kembali normal. ‘Untunglah sebelum Corona saya lepas semua bus-bus yang saya miliki sehingga resikonya tak terlalu saya rasakan untuk diri saya pribadi,tapi secara umum semua pengusaha mengeluh’Ujar Pengusaha berusia 37 tahun ini. Menurutnya Sejumlah Paket Kerjasama penggunaan transportasi pada event-event Nasional semua batal termasuk rencana Penggunaan Jasa Transportasinnya di Pekan Olah Raga Nasional (PON) di Papua Tahun ini karena nasib penyelenggaraan PON pun sangat ditentukan pada situasi yang memungkinkan untuk diselenggarakan.

Sementara itu Pengusaha Transportasi Darat tidak memiliki alternatif lain tentu tidak hanya untuk sekedar bertahan tapi juga untuk bisa mengembangkannya usaha.’ Kami sangat susah merubah haluan usaha secara Spontan mengingat Moda Transportasi adalah Modal kami satu-satunya. Dijual belum tentu ada yang mau beli dan sekiranya terjual nilai jualnya pun sangat jauh dari menguntungkan,jadi tidak mudah untuk beralih bisnis’ tambah Esra Sembiring yang mengaku sejak PSBB hanya sekali keluar rumah.

Foto: Andi Naja FP Paraga (Penulis)

New Normal yang disebut Presiden Joko Widodo semoga menjadi harapan baru. Memulihkan Bisnis transportasi tidak mudah,biaya perawatan bus-bus tidak kecil dan hal ini sangat penting di Era New Normal itu. Belum lagi persoalan tarif penumpang yang harus dipikirkan bersama setelah nanti ditetapkan oleh Dirjen Perhubungan Darat. Pemerintah Perlu mendorong Dunia Perbankan menghidupkan kembali sektor ini tidak hanya dana untuk pembelian armada yang baru tapi juga untuk perawatan armada yang sudah ada.(ANFPP280520)

Related Posts

Kasus Korupsi SPAM Pesawaran: Kubu Dendi Ramadhona Hadirkan Saksi Meringankan, JPU Soroti Isu Aliran Dana

KN-BANDAR LAMPUNG — Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) pada Pengadilan Negeri Tanjungkarang kembali menggelar sidang lanjutan kasus dugaan korupsi proyek Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Kabupaten Pesawaran. Persidangan yang digelar…

Dokumen Bocor Ungkap Kilang Minyak Bazan Israel Rusak Parah Akibat Rudal Iran, Jadi “Bom Waktu” di Haifa

KN-TEL AVIV — Sebuah dokumen terbaru dari Kementerian Dalam Negeri Israel yang dirilis pada Senin (29/6/2026) malam, mengungkap dimensi tersembunyi dari skala kerusakan kompleks kilang minyak “Bazan” di Teluk Haifa.…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *