Oknum Anggota DPRK Aceh Singkil Diduga Terlibat Skandal Perselingkuhan

KN-ACEH SINGKIL, Seorang oknum anggota Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Aceh Singkil berinisial HN tengah menjadi sorotan publik. Legislator dari Partai Amanat Nasional (PAN) periode 2024–2029 tersebut diduga terlibat skandal perselingkuhan dengan seorang wanita bersuami berinisial PR.

​Dugaan hubungan terlarang ini diungkapkan langsung oleh suami sah PR, Basri. Ia membeberkan bahwa hubungan istrinya dengan HN telah berlangsung cukup lama, mulai dari wilayah Subulussalam hingga berpindah ke Rimo, Aceh Singkil.

Kronologi dan Dugaan Pertemuan

​Basri menduga perpindahan istrinya ke Rimo telah direncanakan oleh HN agar mereka dapat tinggal berdekatan. Ia juga mengungkap beberapa poin krusial terkait dugaan skandal ini:

  • Komunikasi Intens: HN diduga sering berkomunikasi lewat telepon dan pesan pribadi, serta mengirimkan uang untuk kebutuhan harian dan sewa rumah PR.
  • Pertemuan di Berbagai Lokasi: Keduanya diduga sering bertemu di wilayah Buluh Didi/Lae Ikan hingga ke Medan.
  • Dugaan Hubungan Badan: Basri menyebutkan adanya dugaan hubungan badan yang dilakukan di sebuah rumah tukang pijat pada Rabu, 18 Februari 2026.
  • Janji Menikah: Terdapat dugaan kesepakatan antara HN dan PR untuk melangsungkan pernikahan setelah anak yang dikandung PR lahir.

Dampak pada Rumah Tangga

​Akibat kejadian ini, kondisi rumah tangga Basri memburuk drastis. Menjelang Hari Raya Idulfitri, istrinya dikabarkan meninggalkan anak mereka dan menyerahkan sepenuhnya tanggung jawab pengasuhan kepada Basri.

Langkah Hukum dan Pelaporan Etik

​Tidak tinggal diam, Basri secara resmi telah menunjuk Kantor Hukum Commanders Law (CMD) sebagai kuasa hukum untuk mengawal kasus ini. Langkah-langkah yang akan ditempuh meliputi:

  1. Laporan Etik: Melaporkan HN ke Dewan Etik Partai PAN agar dilakukan pemeriksaan secara objektif dan dijatuhi sanksi tegas.
  2. Jalur Pidana: Membuka kemungkinan langkah hukum pidana sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

​”Saya akan menempuh seluruh upaya hukum yang tersedia. Sebagai pejabat publik, yang bersangkutan seharusnya menjunjung tinggi integritas dan etika di tengah masyarakat,” tegas Basri.

​Hingga berita ini diturunkan, pihak HN maupun partai terkait belum memberikan pernyataan resmi mengenai dugaan skandal yang menyeret nama anggota legislatif tersebut.

​Foto: Instagram @infoacehsingkil

Related Posts

Pemerintah Mesti Serius Menangani Bencana Ekologis Sumatera

KN-SUMATRA, Konsorsium Perempuan Sumatera Mampu (PERMAMPU), Forum Komunitas Perempuan Akar Rumput (FKPAR Sumatera) dan Jaringan CSO,s dari Aceh, Sumatera Utara dan Sumatera Barat menyatakan keprihatinan atas lamban dan lemahnya standar…

Tokoh Papua Apresiasi Satgas Damai Cartenz: Sukses Hadirkan Rasa Aman dan Jaga Stabilitas

KN-JAYAPURA — Situasi keamanan yang kondusif di Tanah Papua mendapat respons positif dari berbagai kalangan. Tokoh masyarakat Papua, Niko Maury, menyampaikan apresiasi mendalam atas kinerja Satgas Operasi Damai Cartenz yang…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *