Pidie Jaya dan Bireuen, Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Baitut Tamam Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Aceh berkolaborasi dengan lembaga kemanusiaan Human Initiative secara resmi menyerahkan bantuan wakaf sumur bor kepada masyarakat di Kabupaten Pidie Jaya dan Kabupaten Bireuen. Bantuan ini ditujukan bagi warga yang terdampak bencana banjir besar pada akhir Desember 2025 lalu.
Program ini hadir sebagai bentuk kepedulian sosial dan semangat gotong royong dalam mendukung proses pemulihan pascabencana. Fokus utama dari bantuan ini adalah memulihkan dan mempermudah akses masyarakat terhadap air bersih.

Sinergi Kebaikan dari Bulan Ramadhan
Pembangunan fasilitas air bersih ini tidak lepas dari kedermawanan para pegawai di lingkungan Kanwil DJBC Aceh. Pihak DKM menggalang donasi sukarela pada momentum bulan suci Ramadhan lalu, yang kemudian disalurkan melalui program pembangunan sumur bor ini.
Nantinya, fasilitas sumur bor tersebut dapat dimanfaatkan oleh warga sekitar untuk:
- Kebutuhan konsumsi sehari-hari dan sanitasi (mandi/cuci).
- Mendukung sarana ibadah, khususnya untuk bersuci dan berwudhu.
Wujud Nyata Komitmen Bea Cukai di Tengah Masyarakat
Kegiatan serah terima dan peresmian ini dihadiri langsung oleh Rizki Baidillah selaku Kepala Kantor Wilayah DJBC Aceh sekaligus Pembina DKM Baitut Tamam, serta didampingi oleh Asral Efendi selaku Kepala Bidang Fasilitas sekaligus Ketua DKM Baitut Tamam Kanwil DJBC Aceh beserta tim pelaksana.
Dalam kunjungannya, rombongan menyempatkan diri untuk berinteraksi langsung dengan warga setempat dan meninjau fisik bangunan sumur bor. Kehadiran jajaran Kanwil DJBC Aceh ini menegaskan bahwa institusi Bea Cukai tidak hanya fokus pada fungsi pelayanan, pengawasan, dan penerimaan negara, tetapi juga memiliki kepekaan sosial yang tinggi terhadap masyarakat sekitar.
”Semoga wakaf sumur bor ini dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat dan membantu memenuhi kebutuhan air bersih yang menjadi kebutuhan mendasar. Kami berharap semangat kepedulian dan kolaborasi seperti ini dapat terus tumbuh sehingga semakin banyak manfaat yang dapat dirasakan masyarakat,” ujar Rizki Baidillah.

Melalui peresmian program wakaf ini, DKM Baitut Tamam Kanwil DJBC Aceh bersama Human Initiative berharap kontribusi nyata ini dapat memperkuat nilai-nilai kebersamaan serta meringankan beban masyarakat yang membutuhkan dukungan pascabencana.






